MALANG– Kabar membanggakan kembali datang dari Nisma Fadilah Abdul Rahman Onge (Anak Gorontalo), putri dari Ketua Umum Komnas Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP.K-P-K), Andi Abdul Rahman Onge adalah mahasiswa jurusan Teknik Informatika Universitas Brawijaya – Malang yang akhir tahun ini akan diwisuda, secara resmi diundang dan ditunjuk oleh Kampus Brawijaya untuk menghadiri forum IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) — organisasi teknologi dan teknik terbesar dunia mewakili Indonesia dalam forum dan kompetisi inovasi teknologi tingkat internasional, berkat karya riset dan aplikasi kecerdasan buatan yang ia ciptakan. Info ini diperoleh dari Ketum Komnas LP.K-P-K 12/5/2026.
Penunjukan ini datang tak lama setelah Nisma Fadilah sukses melakukan presentasi riset Aplikasi IA untuk penyandang disabilitas di Negara Malaysia awal mei 2026, dan langsung menarik perhatian tim penilai internasional karena solusi teknologi yang ditawarkannya sangat relevan, inovatif, dan langsung menjawab masalah nyata di masyarakat.
Atas predikat penemuannya bersama tim, Putri Ketua Umum LP. K-P-K di undang oleh IEEE mewakili Indonesia sebagai mahasiswa inovatif IT dari Universitas Brawijaya – Malang.
Surat undangan resmi bertanggal 10 Mei 2026 dari IEEE Indonesia Section dan Kantor Pusat IEEE di di Negara Malaysia awal mei 2026.
Nisma Fadilah Abdul Rahman Onge ditetapkan sebagai satu-satunya perwakilan mahasiswa Universitas Brawijaya – Malang kategori Inovasi Teknologi Informasi & Kecerdasan Buatan, yang telah mewakili bangsa di ajang Global Innovation Summit & Competition 2026, acara puncak inovasi pemuda dunia yang digelar Negara Malaysia
Penunjukan ini didasarkan pada penilaian IEEE menerbitkan sekitar sepertiga literatur teknis dunia, menjadikannya salah satu rujukan utama dalam penelitian teknologi
“Karya ini kami nilai luar biasa: bukan sekadar teori akademis, tapi solusi nyata, teruji, dan bisa langsung dipakai. Sangat jarang kami temukan mahasiswa muda yang berani mengangkat masalah pelayanan publik dan keadilan sosial lewat teknologi. Nisma Fadilah Aro dan Tim mewakili semangat inovasi Indonesia yang cerdas, peduli, dan bermanfaat luas,” tulis pernyataan resmi IEEE dalam surat pengumuman tersebut.
Sebagai mahasiswa Universitas Brawijaya Malang, Nisma Fadilah dinilai membawa nama baik kampus yang memang dikenal sebagai pusat unggulan teknologi dan informatika di Indonesia .
LPKPK LAYANGKAN SOMASI PREVENTIF KE AGEN LPG PT NAUFAL TAYO
Karya yang Membuat Dunia Melirik
“Saya dan teman-teman membuat ini karena saya melihat sendiri rakyat susah mendapatkan aplikasi bagi disabilitas Tuna Rungu,
Teknologi harus jadi kemudahan untuk semua orang. Tidak pernah saya bayangkan karya ini sampai dilirik dunia. Terima kasih IEEE, terima kasih Universitas Brawijaya, ini kebanggaan keluarga dan bangsa,” ungkap Nisma Fadilah dengan mata berbinar saat menerima kabar ini.
Reaksi Bangga: Kampus, Keluarga, & Masyarakat
Rektor Universitas Brawijaya menyambut gembira penunjukan ini:
“Ini prestasi luar biasa. Nisma Fadilah bukti mahasiswa kami tidak hanya pintar akademis, tapi punya hati dan karya yang menyelesaikan masalah bagi kemanusiaan disabilitas. Kami dukung penuh, doakan sukses bawa nama Indonesia di kancah dunia.”
Ketua Umum LP-KPK, Andi Abdul Rahman Onge, tak kuasa menahan haru:
“Saya bangga luar biasa. Putri saya tidak sekadar ikuti jejak ayahnya mengawasi keadilan dan anti rasua tapi dia buat cara baru: pakai teknologi supaya mempermudah yang mengalami keterbatasan lebih pasti menyaksikan dunia.
Diundang IEEE itu penghargaan setinggi-tingginya. Ini bukan kebanggaan keluarga saja,tapi untuk bangsa.”ungkap Andi Abdul Rahaman Onge selalu ketua umum Lembaga Pengawal Kebijakan Pemerintah dan Keadilan (LP.K-P-K).
