DudukPerkara.com | Semarang, Selasa (3/11/2026), Gedung Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Semarang menjadi saksi sejarah. Secara aklamasi dalam Musyawarah Kota PMI Kota Semarang Tahun 2026, Prof. Dr. FX Sugiyono, Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro (UNDIP), resmi terpilih sebagai Ketua PMI Kota Semarang periode 2026-2031.
Ia menggantikan Dr. dr. Awal Prasetyo,M.Kes, Sp.THT yang telah purna tugas memimpin organisasi kemanusiaan terbesar ini.
Terpilihnya Guru Besar Undip ini menaruh harapan besar di pundak relawan. PMI bukan sekadar soal tetesan darah, tapi tentang pengabdian kemanusiaan yang luas, mulai dari kebencanaan hingga pelayanan sosial.

Namun di balik euforia pelantikan, muncul pesan moral yang nendang dari akar rumput.
“Beranikah Ketua PMI Kota Semarang terpilih dan jajarannya menjadi Relawan PMI Kota Semarang, agar merasakan pahit getirnya menjadi Relawan PMI? Ingat, PMI itu bukan donor darah saja!” tegas salah satu Relawan senior Tenaga Sukarela (TSR) PMI Kota Semarang yang masih aktif di usia 60 tahun.
Pesan itu menjadi cambuk. Selama ini relawan yang berada di garda terdepan saat banjir, longsor, dan bencana, sering kali luput dari perhatian kesejahteraan.
Sementara itu, Kaperwil Media http://DudukPerkara.com Jateng yang juga seorang Relawan PMI, Adi, turut menyampaikan pesan terbuka yang menohok:
“Mohon ijin Bapak Ketua Terpilih, banyak dugaan rumor bahwa anggaran yang didapat dari Bulan Dana PMI Kota Semarang cukup tinggi dan tentunya ada dana hibah juga di dalamnya. Mohon dengan penuh rasa hormat, berikan masyarakat Kota Semarang laporan keuangan secara transparan dan kalau memang ditemukan dugaan penyimpangan harus ditindak sesuai hukum yang berlaku.”
Adi menambahkan, “Semoga dengan terpilihnya Prof Sugi, PMI Kota Semarang lebih bisa meningkatkan pelayanan kemanusiaan khususnya masyarakat Kota Semarang. Selamat Bertugas di PMI Kota Semarang untuk masa bhakti 2026-2031”
Kini bola panas ada di tangan Prof. Sugiyono. Mampukah Guru Besar Undip ini menjawab dua tantangan besar: Menjadi relawan sejati dan membuka transparansi keuangan Bulan Dana PMI yang selama ini menjadi tanda tanya publik?
Publik menunggu gebrakan nyata, bukan sekadar seremonial.
(Adi – Tim Investigasi Duduk Perkara Jateng)


