MARADAPAN — Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Maradapan yang dijadwalkan berlangsung pada 14 September 2026, peran generasi muda menjadi salah satu perhatian penting dalam menentukan arah masa depan desa.
Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Maradapan (IPMM), Fadhly, mengajak seluruh generasi muda untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses demokrasi, tetapi ikut mengambil peran aktif dalam menentukan masa depan Desa Maradapan.
Menurut Fadhly, anak muda memiliki posisi penting dalam pembangunan desa. Generasi muda diharapkan mampu menggunakan hak pilih secara bijak serta menentukan pilihan berdasarkan kemampuan, gagasan, integritas, dan komitmen calon pemimpin.
“Anak muda adalah kekuatan perubahan. Karena itu, kita tidak boleh hanya menjadi penonton. Kita harus peduli terhadap masa depan desa dan ikut menentukan arah pembangunan melalui partisipasi yang baik dan bertanggung jawab,” ujar Fadhly.
Ia menilai, Pemilihan Kepala Desa bukan hanya tentang menentukan siapa yang akan memenangkan kontestasi, tetapi merupakan momentum bagi masyarakat untuk memilih pemimpin yang benar-benar mampu menjalankan amanah dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat.
Fadhly juga menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan politik. Menurutnya, perbedaan merupakan bagian dari demokrasi yang harus disikapi dengan kedewasaan.
“Perbedaan pilihan adalah hal yang biasa dalam demokrasi. Namun, jangan sampai karena perbedaan politik kita kehilangan persaudaraan. Setelah pemilihan selesai, kita semua tetap menjadi bagian dari masyarakat Maradapan yang memiliki tanggung jawab bersama untuk membangun desa,” katanya.
Selain mendorong peran aktif generasi muda, Ketua IPMM tersebut juga menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya memilih pemimpin yang memiliki karakter dan komitmen terhadap masyarakat.
Menurutnya, pemimpin yang baik bukan hanya mampu menyampaikan janji pada saat kampanye, tetapi juga memiliki kejujuran, integritas, kemampuan mendengarkan masyarakat, serta keberanian untuk mengambil tanggung jawab.
“Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang hadir untuk melayani, bukan untuk dilayani. Pemimpin harus mampu merangkul seluruh masyarakat tanpa melihat perbedaan pilihan politik, kelompok, maupun kepentingan,” ungkapnya.
Ia berharap, siapa pun yang nantinya mendapatkan amanah sebagai Kepala Desa Maradapan dapat menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat dan mampu membuka ruang partisipasi bagi generasi muda dalam pembangunan desa.
Momentum Pilkades Maradapan pada 14 September 2026 diharapkan dapat berlangsung aman, damai, dan demokratis. Partisipasi aktif masyarakat, khususnya generasi muda, menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan proses demokrasi yang berkualitas.
“Kami dari IPMM berharap generasi muda dapat menjadi pelopor dalam menjaga persatuan, kedamaian, dan semangat demokrasi. Mari gunakan momentum Pilkades ini untuk menentukan masa depan Desa Maradapan yang lebih baik,” tutup Fadhly.
Dengan keterlibatan aktif generasi muda dan hadirnya pemimpin yang memiliki integritas serta semangat pengabdian, masyarakat berharap Desa Maradapan dapat terus berkembang menuju desa yang lebih maju, harmonis, dan sejahtera.
Penulis: Fadhly
Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Maradapan (IPMM)
Misda Apriyani.


