DudukPerkara.com – Kendal, hari ini Kamis (3/9/2026) Lapas Pemuda Plantungan terus memberikan pengalaman dan pengetahuan kepada peserta MagangHub melalui berbagai kegiatan pengenalan program pembinaan yang dilaksanakan di lingkungan lapas. Salah satunya melalui kegiatan pengenalan menu dapur sehat bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kepada peserta magang.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Lapas Pemuda Plantungan, Kabupaten Kendal, sebagai bagian dari rangkaian orientasi dan pengenalan lingkungan kerja bagi peserta magang. Dalam kegiatan ini, peserta magang diperkenalkan dengan proses penyediaan makanan bagi WBP, mulai dari pengelolaan bahan makanan, proses pengolahan di dapur, hingga penyajian makanan yang memperhatikan kebersihan dan kebutuhan gizi.
Peserta magang juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan dapur yang higienis serta penyediaan makanan yang sehat dan layak konsumsi bagi seluruh WBP. Pengenalan ini diharapkan dapat memberikan gambaran secara langsung mengenai salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan layanan pemasyarakatan.
Kalapas Pemuda Plantungan, Suharno, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penyediaan makanan bagi WBP merupakan bagian dari pemenuhan hak dasar yang harus dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas, kebersihan, keamanan, dan kebutuhan gizi.
“Pemenuhan kebutuhan makanan bagi warga binaan merupakan bagian dari pelayanan yang harus kami pastikan berjalan dengan baik. Tidak hanya dari sisi jumlah, tetapi juga kebersihan, kualitas, serta kandungan gizi makanan yang diberikan,” ujar Suharno.
Menurutnya, pengenalan dapur sehat kepada peserta magang juga menjadi kesempatan untuk memberikan pemahaman bahwa penyelenggaraan pemasyarakatan mencakup berbagai aspek pelayanan yang saling berkaitan.
“Kami ingin peserta magang tidak hanya mengenal kegiatan pembinaan, tetapi juga memahami bagaimana pelayanan dasar kepada warga binaan dilaksanakan. Melalui kegiatan seperti ini, mereka dapat melihat secara langsung bahwa setiap proses di dalam lapas memiliki standar dan tanggung jawab yang harus dijalankan,” tambahnya.
Kegiatan pengenalan menu dapur sehat tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Pemuda Plantungan dalam memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih komprehensif kepada peserta magang. Dengan melihat langsung proses pelayanan di lapangan, peserta diharapkan mampu memahami tugas dan fungsi pemasyarakatan secara lebih utuh.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pemuda Plantungan juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada WBP sekaligus menciptakan lingkungan pembelajaran yang edukatif bagi peserta magang.
(Pujiono – kabiro Duduk perkara Kendal)


