DudukPerkara.com – Kendal, minggu 04/10/2026 Ketua Aliansi Penyelamat Gunung Ungaran dan Telomoyo Kordinator Wilayah ( Korwil ) Kendal dalam wawancara secara eksklusif, menyampaikan apapun bentuknya Tolak dan lawan Geothermal gunung Ungaran
Agenda pada kegiatan minggu, 04/10/2026 meliputi, titik kumpul di cangkiran jl. Jati kalangan nanti menuju medini, selanjutnya di medini ada kegiatan sedekah Gunung dan saresehan tentang bahaya Geothermal gunung Ungaran kegiatan ini di ikuti oleh beberapa elemen-elemen masyarakat yang peduli dengan tolak Geothermal gunung Ungaran.
Keresahan masyarakat yang terwakili oleh Aliansi penyelamat Gunung Ungaran korwil Kendal di komandani Sri Joko Triyono,SE tentang keputusan Menteri ESDM Nomor.134.TK/EK.04/MEMBPE/2026 Yang menugaskan PLN ( Persero) untuk mengelola wilayah kerja panas Bumi (WKP) gunung Ungaran seluas 29.800 Hektare dengan dasar inilah masyarakat sangat resah sekali
“Kegiatan pada pagi hari ini pemasangan MMT tolak geothermal gunung Ungaran, konvoi menuju medini, dilanjutkan dengan Sedekah gunung dan saresehan tolak geothermal gunung Ungaran,” Ungkap joko panggilan akrab Ketua Aliansi penyelamatan gunung Ungaran korwil kendal
“Kita semua mengadakan aktivitas di pagi hari ini untuk menolak dengan tegas geothermal gunung Ungaran, saya rasa Indonesia masih surplus untuk Listrik, di Singorojo sudah ada pembebasan tanah yang akan di bangun Waduk dan bisa di peruntukan untuk proyek listrik tenaga air, kenapa harus mengusik gunung Ungaran, hanya satu kata Tolak dan lawan geothermal,” Lanjut Joko
“Dalam konvoi ini kami menampilkan kepalan tangan emas yang melambangkan Solidaritas, ketangguhan, keteguhan hati, kekuatan dan keberanian dalam menghadapi masa masa sulit atau penindasan,” Sambung ketua Aliansi
“Dan kami juga mengusung gunungan hasil bumi dalam tradisi sedekah bumi melambangkan puncak rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa atas limpahanNya,” Pungkas Joko
Kegiatan ini semoga akan berlangsung lancar tak kurang suatu apapun dan tetap kondusif, pesan bapak ketua Aliansi penyelamat Gunung Ungaran dan Telomoyo adalah “Anak anak dan cucu cucuku Akan ku berikan Kamu Mata Air yang jernih untuk kehidupan bukan aku beri Air mata dusta penuh penyesalan”
( Adi laksono – Tim duduk perkara jateng)

