MAMUJU – Sejumlah siswa SDN Pelosian, Desa Buttuadak, Kecamatan Bonehau, Kabupaten Mamuju, dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah tersebut.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, beberapa siswa bahkan menjerit kesakitan setelah mengonsumsi makanan yang dibagikan melalui program MBG. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran di lingkungan sekolah maupun orang tua siswa.
Salah seorang siswi, Meyra Wijayati, dilaporkan mengalami kondisi yang cukup mengkhawatirkan sehingga harus dilarikan ke Puskesmas Tabulahan untuk mendapatkan penanganan medis.
Belum diketahui secara pasti penyebab keluhan yang dialami para siswa tersebut. Hingga kini, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah keluhan kesehatan tersebut berkaitan dengan makanan MBG yang dikonsumsi atau terdapat faktor lain.
Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian serius bagi pihak sekolah, pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pemerintah daerah, serta instansi terkait. Pemeriksaan terhadap makanan yang telah dikonsumsi, termasuk pemeriksaan laboratorium apabila diperlukan, penting dilakukan untuk mengetahui penyebab kejadian secara objektif.
Selain itu, kondisi kesehatan seluruh siswa yang mengonsumsi makanan tersebut perlu mendapat perhatian dan pemantauan guna memastikan tidak ada siswa lain yang mengalami gangguan kesehatan.
Pihak terkait juga diharapkan memberikan informasi secara terbuka mengenai proses penyediaan, pengolahan, distribusi hingga standar keamanan pangan makanan MBG yang diberikan kepada para siswa.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa pelaksanaan program MBG tidak hanya menyangkut pemenuhan kebutuhan gizi, tetapi juga harus memastikan aspek keamanan, higienitas, kualitas makanan, serta perlindungan terhadap kesehatan para penerima manfaat.
Misda Apriyani


