Oplus_131072
dudukperkara.com Kamis 26 February 2026 Mamasa Kecamatan Mambi
Mahasiswa Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Mambi kembali menunjukkan komitmen akademik dan tanggung jawab sosial melalui pembentukan organisasi baru bernama Komunitas Inovasi dan Pengabdian Mahasiswa (KIPM). Pembentukan organisasi ini merefleksikan kesadaran kolektif mahasiswa untuk mengintegrasikan capaian akademik dengan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat di wilayah Mambi dan sekitarnya.
KIPM lahir sebagai respons terhadap kebutuhan penguatan kapasitas masyarakat berbasis inovasi dan pemberdayaan. Organisasi ini tidak hanya diproyeksikan sebagai ruang aktualisasi minat dan bakat mahasiswa, tetapi juga sebagai laboratorium sosial yang mendorong implementasi ilmu pengetahuan dalam konteks pengabdian kepada masyarakat.
Inisiatif strategis ini memperoleh dukungan penuh dari Wakil Rektor II Unasman, Solihin Azis, S.S., M.Si., yang menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran fundamental sebagai agent of change. Dalam pandangannya, perguruan tinggi tidak semata-mata menjadi ruang transfer pengetahuan, melainkan pusat transformasi sosial. Mahasiswa didorong untuk keluar dari zona nyaman akademik, menghadirkan solusi atas persoalan riil masyarakat, serta membangun kemitraan partisipatif dalam pembangunan daerah.
Dukungan kelembagaan juga disampaikan oleh Pengelola PSDKU Mambi, Abdul Basid, S.H., S.E., M.M., yang mengapresiasi lahirnya KIPM sebagai langkah progresif dalam memperkuat kultur akademik berbasis pengabdian. Sinergi antara pengelola kampus dan mahasiswa dinilai menjadi faktor penting dalam menjamin keberlanjutan program-program organisasi.
Secara programatik, KIPM merancang sejumlah agenda strategis yang berorientasi pada pemberdayaan dan peningkatan kapasitas masyarakat, antara lain:
Pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), melalui penguatan inovasi produk, manajemen usaha, serta strategi pemasaran berbasis kebutuhan pasar.
Pelatihan Literasi dan Teknologi Digital, guna meningkatkan kompetensi masyarakat dalam menghadapi transformasi digital dan dinamika ekonomi modern.
Kegiatan Sosial di Bidang Pendidikan, seperti penyelenggaraan bimbingan belajar dan pendampingan akademik bagi anak-anak usia sekolah.
Program-program tersebut menunjukkan pendekatan integratif antara ilmu, riset terapan, dan praktik sosial. Dengan demikian, keberadaan KIPM diharapkan mampu menjadi katalisator perubahan yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.
Terbentuknya KIPM menandai babak baru keterlibatan mahasiswa Unasman PSDKU Mambi dalam pembangunan sosial berbasis partisipasi. Organisasi ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran kepemimpinan, inovasi, dan kolaborasi yang sistematis serta berkelanjutan. Dukungan institusional dari pimpinan kampus semakin memperkuat optimisme bahwa inisiatif ini akan berkembang menjadi gerakan intelektual-sosial yang memberikan dampak signifikan bagi masyarakat luas.
(HW. PAWAN)
