MUKOMUKO, 30 Agustus 2026 — Warga masyarakat di kawasan Lubuk Silandak bersorak gembira! Jembatan yang sebelumnya rusak dan sempat menghambat pergerakan warga kini tidak menunggu waktu lama, pembangunan kembali telah dimulai. Respons cepat ini menunjukkan perhatian serius pemerintah daerah terhadap keluhan warga yang selama ini kesulitan menyeberang dan melintas di jalur tersebut.
Jembatan Lubuk Silandak yang menghubungkan beberapa desa di wilayah tersebut sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah, sehingga membahayakan pengguna jalan dan bahkan sempat ditutup sementara. Warga terpaksa menempuh jalur memutar yang jauh lebih lama dan berisiko, terutama saat mengangkut hasil pertanian maupun dalam keadaan darurat.
Pembangunan Dimulai dengan Cepat
Berkat perhatian dan respons cepat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Mukomuko, proyek perbaikan dan pembangunan kembali jembatan ini tidak berlarut-larut menunggu anggaran maupun proses yang berbelit-belit.
– Anggaran telah disiapkan dan rekanan pelaksana sudah berada di lokasi
– Material bangunan mulai dikirim dan pekerjaan fisik resmi dimulai
– Dijadwalkan selesai dalam waktu singkat agar warga segera dapat melintas dengan aman
– Pengawasan ketat dilakukan agar kualitas pembangunan kuat dan tahan lama
Warga Lubuk Silandak menyambut baik langkah cepat ini:
“Kami tidak menyangka secepat ini dibangun kembali. Terima kasih kepada pemerintah daerah yang tidak membiarkan kami menunggu lama. Semoga pekerjaannya bagus, kuat, dan selesai tepat waktu, sehingga kami bisa beraktivitas kembali dengan tenang dan aman.”ungkap salah seorang warga Lubuk Silandak
Pemerintah daerah dalam hal ini Dinas PUPR berkomitmen memastikan pembangunan berjalan lancar, aman, dan berkualitas. Jembatan Lubuk Silandak yang baru diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai penghubung jalan, tetapi juga memperlancar perekonomian warga sekitar dan meningkatkan aksesibilitas antar desa.
“Alhamdulillah, pembangunan Jembatan Lubuk Silandak kini telah dimulai kembali. Kontraktor sedang membongkar secara total rangka yang ambruk, lalu akan dilakukan pemasangan ulang dari awal. Kami menargetkan seluruh rangka jembatan sudah terpasang 100 persen dan tuntas pada bulan Desember 2026 ini.”Demikian Apriansyah

