
BALIKPAPAN – Ratusan anggota organisasi masyarakat (Ormas) Laskar Merah Putih (LMP) Markas Cabang Balikpapan menggelar aksi damai terhadap PT Wahana Prima Sejati (WPS), Rabu (28/10/2026).
Aksi damai yang berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian ini membawa sejumlah tuntutan terkait aktivitas perusahaan yang dinilai meresahkan masyarakat sekitar.
Dalam orasinya, massa menyampaikan. 4 poin tuntutan utama:
1. Mendesak PT WPS Tidak Mencatut Nama LMP Balikpapan Massa menuntut perusahaan agar tidak lagi mengatasnamakan atau mencatut nama LMP Balikpapan dalam setiap kegiatan atau kepentingannya tanpa izin resmi dari organisasi.
2. Pengelolaan Limbah dan Dampak Lingkungan
Massa mendesak PT Wahana Prima Sejati untuk lebih memperhatikan pengelolaan limbah serta dampak lingkungan sekitar perusahaan agar tidak merugikan warga.
3. Mendesak Patuhi Perda Kota Balikpapan Nomor 5 Tahun 2023
Massa menuntut perusahaan agar patuh dan mengikuti Peraturan Daerah Kota Balikpapan Nomor 5 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Ketenagakerjaan, terutama terkait penyerapan tenaga kerja lokal.
4. Transparansi Program CSRMassa mempertanyakan transparansi terkait program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan yang dinilai tidak maksimal dan tidak dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Aksi kemudian berlanjut dengan mediasi di DPRD Kota Balikpapan. DPRD Balikpapan disebut terbuka menerima para pendemo dan memfasilitasi pertemuan.
Namun, mediasi tersebut belum sepenuhnya menyelesaikan persoalan antara LMP Balikpapan Barat dan PT WPS.
Pihak PT WPS menjawab melalui sambungan telepon dan menyebutkan bahwa tuntutan akan diakomodasi pada Senin mendatang. Janji tersebut masih harus dibuktikan dengan langkah nyata.
Pengurus LMP berharap manajemen perusahaan dapat memenuhi komitmen tersebut dan memberikan penjelasan yang transparan mengenai persoalan yang dipermasalahkan, termasuk penggunaan nama organisasi serta janji terkait peluang tenaga kerja.
Di sisi lain, penyelesaian persoalan juga membutuhkan penjelasan langsung dari manajemen PT WPS agar duduk perkara menjadi terang dan tidak menimbulkan kesalahpahaman berkepanjangan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen PT Wahana Prima Sejati belum memberikan keterangan resmi secara langsung di lokasi, namun melalui sambungan telepon menyatakan akan mengakomodasi tuntutan pada Senin mendatang.

Masyarakat kini menantikan tindak lanjut dari perusahaan. Apabila komitmen tersebut direalisasikan, persoalan diharapkan dapat diselesaikan melalui dialog. Namun apabila tidak, LMP Balikpapan Barat menyatakan akan kembali menempuh langkah lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku. (usj)

