MUKOMUKO — Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti proses pergantian Kepala Kaum 14 di kediaman rumah Ibu Titin Sumarni Desa Ujung Padang, Kecamatan Kota Mukomuko. Setelah melalui musyawarah yang dilandasi semangat persaudaraan, anak cucu, Sanak Mamak, Ninik Mamak Kaum 14 sepakat melakukan pergantian kepemimpinan demi kebaikan bersama dan kelestarian adat istiadat.
PROSES YANG BERJALAN DENGAN KEHARMONISAN
Proses ini bermula dari keinginan murni anak cucu, Sanak Mamak, Ninik Mamak Kaum Kaum 14 untuk menjaga adat yang selama ini dipegang teguh. Melalui musyawarah yang terbuka dan santun, seluruh elemen anak cucu menyampaikan aspirasi dengan hati yang tulus.
“Kami tidak bermaksud menyakiti siapa pun. Kami hanya ingin adat tetap dijaga dengan sebaik-baiknya. Kepemimpinan adalah amanah, dan ketika amanah itu perlu diserahkan kepada yang lain, kami melakukannya dengan cara yang tetap menghormat,” ujar Sukarna selaku sanak mamak kaum 14
ULUL AZMI — Terima Kasih atas Pengabdiannya
Secara kekeluargaan, anak cucu Kaum 14 Hendra Sudirmanto menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Bapak Ulul Azmi atas waktu dan tenaga yang telah beliau curahkan selama memegang amanah Kepala Kaum 14.
“Terima kasih kepada Bapak Ulul Azmi yang telah memimpin kami. Setiap kepemimpinan ada masanya, dan setiap masa ada pemimpinnya. Semoga apa yang telah Bapak berikan menjadi amal jariyah yang tidak terputus. Tetaplah menjadi bagian dari kami, karena darah Kaum 14 tidak pernah terpisah,” demikian pesan anak cucu dengan penuh hormat.
SURIADI — Amanah Baru untuk Memimpin
Dengan semangat baru dan harapan yang tulus, anak cucu Kaum 14 mempercayakan amanah kepemimpinan yang baru kepada Bapak Suriadi. Beliau dipilih karena dinilai memiliki kepribadian yang tenang, memahami nilai-nilai adat, dan mampu menjaga persatuan di tengah keluarga besar Kaum 14.
“Kami berharap di bawah kepemimpinan Bapak Suriadi, tali persaudaraan kita semakin erat, adat istiadat terjaga dengan baik, dan anak cucu merasa semakin dicintai dan dilindungi. Bukan untuk kekuasaan, tapi untuk melayani dan menyatukan — itulah tujuan sebenarnya dari sebuah pemimpin,” ujar Ruslan selaku Orang Tua Kaum 14
DIUMUMKAN DI MASJID, DALAM KEBERKATAN ALLAH
Pengumuman pergantian ini dilakukan di masjid, tempat yang paling mulia — di hadapan Allah dan seluruh jemaah sholat jum’at di Masjid Al-Muttaqin Desa Ujung Padang. SK tertulis dari Pemerintah Desa sedang dalam proses penyusunan dan akan segera menyusul.
“Kami mengumumkan ini di rumah Allah agar proses ini diberkati. Tidak ada kemarahan, tidak ada permusuhan — hanya pergantian amanah yang dilakukan dengan cara orang beriman. Semoga Allah meridhoi langkah baru kita,” Ungkap Kasan Basri
Kepala Desa secara resmi telah mengakui dan menerima pergantian Kepala Kaum 14. Berkas kesepakatan bulat anak cucu yang memberhentikan Ulul Azmi dan mengangkat Suriadi telah diterima, dan pengumuman resmi telah dilakukan di masjid kepada seluruh jemaah Jum’at
“Tadi orang tua ninik mamak sudah bawa berkas ke kantor desa. Pengumuman dilakukan dulu di masjid pada seluruh jama’ah sholat jum’at tadi, SK-nya menyusul kemudian.” Kata Kepala Desa Ujung Padamg Tarmizi
“Pergantian pemimpin adalah hal yang biasa. Yang luar biasa adalah ketika pergantian itu dilakukan dengan tetap menjaga tali persaudaraan, tetap menghormati yang lama, dan tetap mendukung yang baru. Itulah adat yang sesungguhnya — adat yang hidup, tumbuh, dan selalu berlandaskan kasih sayang. Semoga Kaum 14 semakin berkah dan bersatu. Aamiin.”Tutup Indra Tofik selaku Sanak Mamak Kaum 14

