Dudukperkara.com – SEMARANG, Sebuah rumah tinggal berukuran sekitar 4 x 6 meter yang berdiri di atas lahan PJKA di RT 03/RW 06, Komplek Kampung Karoke, Kelurahan Mangkang Kulon, Kecamatan Tugu, Kota Semarang, terbakar pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan bangunan rumah berbahan kayu beserta seluruh isinya hangus terbakar. Dalam kejadian itu juga terdapat dua unit sepeda motor, yakni Honda Beat dan Suzuki Smash, yang turut terbakar.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Anggota Polsek Tugu yang di pimpin Iptu Fahrudin S. H mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 14.15 WIB untuk melakukan pengecekan dan pendataan. Tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi, kebakaran diketahui setelah salah seorang warga mencium bau hangus dan mendengar teriakan anak-anak yang sedang bermain di sekitar lokasi. Anak-anak tersebut melihat adanya titik api dari rumah korban. Warga kemudian berdatangan dan secara gotong royong berupaya memadamkan api. Setelah sekitar 15 menit, api berhasil dipadamkan oleh warga, kemudian dua unit mobil pemadam kebakaran dari Kota Semarang dan Kabupaten Kendal datang untuk melakukan proses pendinginan.
Saat kejadian, korban Parjimin diketahui sedang berada di warung makan yang berada tidak jauh dari rumahnya. Setelah mengetahui rumahnya terbakar, korban langsung kembali ke lokasi dan bersama warga berupaya memadamkan api. Namun, karena kobaran api berlangsung cepat, barang-barang yang berada di dalam rumah tidak sempat diselamatkan.
Bangunan rumah korban yang sebagian besar terbuat dari kayu serta terdapat bahan-bahan rosok yang mudah terbakar diduga menyebabkan api dengan cepat membesar dan melalap seluruh bangunan. Kerugian materiil akibat kejadian tersebut meliputi satu bangunan rumah kayu beserta isinya dan dua unit sepeda motor. Hingga saat ini, nilai kerugian materiil masih dalam proses pendataan dan belum dapat ditaksir.
Dari keterangan korban, sebelum kejadian kebakaran dirinya sempat mengalami gangguan kelistrikan di rumahnya selama kurang lebih satu minggu. Lampu di rumah beberapa kali diketahui menyala selama sekitar lima menit kemudian mati secara tiba-tiba. Gangguan tersebut belum sempat dilaporkan kepada pihak PLN. Berdasarkan keterangan awal, kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik, namun penyebab pasti masih dalam pendalaman.
Kapolsek Tugu Kompol Sucipto, S.H., mengatakan bahwa pihaknya telah mendatangi lokasi, melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, mendata kerugian serta meminta keterangan dari korban dan para saksi.
“Kami langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan untuk memastikan situasi aman, melakukan pengecekan TKP dan meminta keterangan dari korban maupun saksi. Dari keterangan awal, kebakaran diduga berkaitan dengan korsleting listrik, namun penyebab pastinya masih kami dalami. Kami juga mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah dan segera melaporkan apabila terdapat gangguan kelistrikan untuk mencegah terjadinya kebakaran,” ujar Kompol Sucipto.
Dalam penanganan kejadian tersebut, petugas juga melakukan pendataan dan mengumpulkan keterangan saksi-saksi. Kapolsek Tugu mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya pada bangunan yang menggunakan material mudah terbakar dan memiliki gangguan pada instalasi listrik.
( Editor, Red – Tim DP Jateng)


