Oplus_131072
Dari Tinta Koran ke Layar Digital: Perjalanan Rusli Menjaga Idealisme Jurnalistik
dudukperkara.com Sulbar Rabu 7 Januari 2026 – Perkembangan dunia pers yang kian pesat dari era media cetak hingga media digital menuntut wartawan untuk terus beradaptasi. Di tengah perubahan tersebut, Rusli menjadi salah satu wartawan yang tetap konsisten menjaga idealisme jurnalistik dalam setiap karya tulisnya.
Perjalanan Rusli di dunia jurnalistik dimulai dari media cetak, saat proses produksi berita masih mengandalkan tinta dan kertas.
Pada masa itu, setiap berita harus melalui tahapan panjang, mulai dari peliputan langsung di lapangan, wawancara dengan narasumber, hingga proses penyuntingan yang ketat sebelum diterbitkan. Pengalaman tersebut membentuk dasar profesionalisme Rusli sebagai wartawan.
“Sejak awal saya belajar bahwa wartawan harus bertanggung jawab atas setiap kata yang ditulis. Berita bukan hanya soal cepat, tapi harus benar,” ujar Rusli.
Selama bertahun-tahun berkiprah di media cetak, Rusli telah menulis berbagai jenis berita, mulai dari isu sosial, pemerintahan, hingga pembangunan daerah. Ia dikenal konsisten menyajikan informasi yang berimbang dan berpegang pada etika jurnalistik. Baginya, kepercayaan pembaca merupakan hal utama yang harus dijaga oleh seorang wartawan.
Idealisme jurnalistik yang dipegang Rusli tercermin dari komitmennya terhadap kebenaran, keberimbangan, dan independensi. Ia meyakini bahwa tugas wartawan adalah menyampaikan fakta apa adanya demi kepentingan publik, bukan untuk melayani kepentingan pribadi atau kelompok tertentu.
“Tekanan dalam pekerjaan wartawan itu selalu ada. Namun, jika kita meninggalkan kebenaran, maka kita juga meninggalkan jati diri sebagai wartawan,” tegasnya.
Memasuki era digital, dunia jurnalistik mengalami perubahan signifikan. Media online hadir dengan kecepatan penyebaran informasi dan kemudahan akses bagi pembaca. Meski demikian, Rusli menilai bahwa perkembangan teknologi tidak boleh menggeser nilai-nilai dasar jurnalistik yang telah lama dijunjung.
“Di era digital, tantangan terbesar adalah menjaga akurasi di tengah tuntutan kecepatan. Verifikasi tetap menjadi kunci, meskipun berita harus segera dipublikasikan,
Hingga kini, Rusli masih aktif menjalankan profesinya sebagai wartawan.
Ia bergabung dengan salah satu media online di Sulawesi Barat, ( metrosulbar.com ), Dan terus berkontribusi menyajikan berita yang aktual, informatif, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Perjalanan Rusli dari media cetak hingga media digital menjadi gambaran nyata dinamika dunia pers yang terus berkembang. Dengan pengalaman panjang dan komitmen kuat menjaga idealisme jurnalistik, Rusli membuktikan bahwa wartawan tetap memiliki peran penting dalam menyampaikan kebenaran dan mencerdaskan masyarakat di tengah arus informasi yang semakin cepat.
( Herman wily )
