Dudukperkara.com – BATANG, Ratusan orang mengalami keracunan masal diduga setelah mengkonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (23/9). Korban terdiri dari pelajar SD/MI, TK, orang tua pelajar, balita, sampai ibu menyusui dan ibu hamil.
Mereka berasal dari tiga desa yaitu Desa Pasusukan, Bawang dan Purbo di Kecamatan Bawang. Siswa yang dilaporkan terdampak berasal dari beberapa sekolah di wilayah Kecamatan Bawang seperti SD 3 Bawang, SD Pasusukan, TK/PAUD Al Ikhlas, TK/PAUD Harapan Bunda, serta TK Pertiwi.
Dari informasi yang didapatkan, keracunan masal ini diawali setelah mereka mengkonsumsi MBG yang dibagikan pada Selasa (22/9). Plt Camat Bawang Sutarno mengatakan, pasca mengkonsumsi MBG, keluhan mulai dirasakan korban pada Selasa malam dan berlanjut pada Rabu pagi (23/9).
” Selasa malam, korban sudah ada yang merasa agak mual-mual dan baru terasa sekali setelah dhuhur di hari Rabu. Selain pelajar, ada juga ibu menyusui dan ibu hamil. Terdapat juga orang tua pelajar yang mengalami keracunan karena makanan MBG juga dimakan oleh orang tuanya,” ujarnya.
Mereka yang mengalami mual dan keracunan kemudian dibawa ke Puskesmas Bawang untuk mendapatkan penanganan. Namun jumlahnya ternyata tidak sedikit karena ternyata mencapai ratusan orang. Korban terus berdatangan ke Puskesmas Bawang dari tiga desa. Sutarno menyampaikan, dari data yang masuk sampai Rabu malam, korban dari keracunan masal sudah tercatat 222 orang.
” 222 orang itu terdiri dari 135 orang yang menjalani rawat jalan dan 87 orang dirujuk ke Limpung, Batang dan Gringsing. Untuk korban dari Desa Pasusukan 73 orang dan Desa Bawang 14 orang. Setelah itu ternyata ada juga korban dari Desa Purbo. Ini masih data sementara karena masih ada yang berdatangan juga,” ucapnya.
( Red – Tim Duduk perkara Jateng)


